TKJ SMKN 1 GEGER MADIUN

Teknik Komputer dan Jaringan

Tuesday, May 27, 2014

Konfigurasi IPSec Site to Site VPN di Juniper

Konfigurasi IPSec Site to Site VPN di Juniper

Assalamualaikum Wr Wb

Ingin sharing sekaligus jadi arsip belajar mengenai IPSec VPN di Juniper.

Topology :

Deskripsi Umum :
• Interface LAN ge-0/0/1 zone trust , menggunakan IP Private.
• Interface dari Provider ge-0/0/0 zone untrust dan menggunakan IP Public (simulasi menggunakan IP private/ IP point to point).
• Buat interface Tunnel di masing masing router, SRX menggunakan interface st0.0 dan SSG20 menggunakan Interface Tunnel.1 yang nantinya sebagai jalur VPN dengan membuat zone baru yaitu “VPN”.

Konfigurasi
Junos OS memakai konsep logical component interface. Dalam contoh ini menggunakan unit 0 dan family inet (IPv4). Untuk statik route kita spesifik antara gateway dan next hop nya. Setelah itu kita buat unik zone untuk tunnel traffic yang nanti nya kita allow di policy masing masing router dalam hal VPN Trafik dan  untuk memudahkan dan membedakan dengan policy lainnya. Bisa juga kita membuat policy untuk blok traffic selain traffic VPN dan network mana yang bisa mengakses nya.
Host-inbound services diperlukan untuk masing masing router. Contoh services yang tersedia FTP, HTTP, HTTPS, Internet Key Exchange (IKE), ping, rlogin, RSH, SNMP, SSH, Telnet, TFTP, traceroute. Tapi dalam hal ini kita asumsikan allow semua services dari zone trust dan untuk alasan security kita hanya allow IKE dari system services untrust.
Dalam contoh ini kita buat address book/address list contoh local-net(10.10.10.0/24) dan remote-net(192.168.168.0/24). Saat kita mengkonfigurasi Peer IKE(Internet Key Exchange), IKE dapat di diklasifikan mulai dari IP Address, full qualified domain name/user fully qualified domain name(FQDN/UFQDN) atau ASN1-DN public key infrastructure (PKI Certificates). Dalam contoh ini kita menggunakan IP Address dengan menggunakan standart proposal IKE gateway nya (phase 1) walaupun kita dapat membuat proposal sendiri sesuai yang kita kehendaki dan kemudian kita spesisifikasikan di IPsec Policy nya.
Tahap - Tahap Konfigurasi :
1. Konfigurasi IP address di masing masing interface router sesuai gambar topology.
2. Konfigurasi default route ke gateway provider internet dan static route untuk remote office LAN(SSG20).
3. Konfigurasi Security Zone dan bind interface setelah itu kita konfigurasi host inbound traffic di masing masing zone. Dalam contoh ini kita harus enable service IKE (Internet Key Exchange) di interface ge-0/0/0 dalam zone untrust.
4. Konfigurasi Addressbook masing masing zona yang nantinya kita gunakan dalam pembuatan policy.
5. Konfigurasi phase 1 IKE gateway. Dalam contoh ini standart proposal tidak msalah walau kita ingin mengggunakan proposal sendiri asalakn nantinya sama di masing masing peer nya.
6. Konfiigurasi phase 2 (IPsec) VPN. sama hal nya dengan phase 1 kita gunakan standart proposal atau ingin menggukana proposal sendiri.
7. Bind secure tunnel (st0) interface ke zone VPN.
8. Konfigurasi security policies, kita permit Traffik dari remote office(SSG) ke corporate LAN (SRX) dan kita juga konfigurasi policy outgoing trust ke untrust permit semua policy (any) dengan source NAT dari trafik internet.
9. Konfigurasi TCP- maximum segment size (tcp-mss) untuk IPsec traffic.
Konfigurasi Junos OS (SRX210) Corporate Office
1. Konfigurasi IP address untuk Interface LAN, Point to point interface/ Ip public, dan Interfcae tunnel (st0) :
[edit]
root# set interfaces ge-0/0/0 unit 0 family inet address 1.1.1.1/30
root# set interfaces ge-0/0/1 unit 0 family inet address 10.10.10.1/24
root# set interfaces st0 unit 0 family inet address 10.11.11.10/24

2. Konfigurasi routing network LAN remote office untuk tunnel trafik dapat di routing langusng ke interface tunnel atau di spesifikasikan dengan IP address nya sebagai next-hop nya.
root# set routing-options static route 192.168.168.0/24 next-hop st0.0
3. Konfigurasi Zone masing masing interface.
[edit]
root# set security zones security-zone untrust interfaces ge-0/0/0.0
root# set security zones security-zone trust interfaces ge-0/0/1.0
root# set security zones security-zone vpn interfaces st0.0
4. Konfigurasi host-inbound services di masing masing zone :
[edit]

root# set security zones security-zone trust host-inbound-traffic system-services all
root# set security zones security-zone untrust host-inbound-traffic system-services ike
5. Konfigurasi addressbook / address list di masing masing zone :
[edit]
root# set security zones security-zone trust address-book address local-net 10.10.10.0/24
root# set security zones security-zone vpn address-book address remote-net 192.168.168.0/24
6. Konfigurasi IKE policy main mode contoh yang saya buat “ike-polcy1”, standard proposal dan preshared key dalam string. Preshared key yang nantinya kita samakan juga di remote office (SSG20)
[edit]
root# set security ike policy ike-policy1 mode main
root# set security ike policy ike-policy1 proposal-set standard
root# set security ike policy ike-policy1 pre-shared-key ascii-text "secretkey"
7. Konfigurasi IKE gateway (phase 1) contoh yang saya buat “ike-gate” dengan peer IP address remote office, IKE Policy yang sudah kita buat di atas dan outgoing interface. 
[edit]
root# set security ike gateway ike-gate ike-policy ike-policy1
root# set security ike gateway ike-gate address 1.1.1.2
root# set security ike gateway ike-gate external-interface ge-0/0/0.0
8. Konfigurasi IPsec policy dalam standart proposal , standart proposal ( the esp-group2-3des-sha1 and esp-group2-aes128-sha1 ).
[edit]
root# set security ipsec policy vpn-policy1 proposal-set standard
9. Konfigurasi IPsec VPN dengan IKE gateway yang sudah kita buat dan IKE Policy yang sudah kita buat juga dan kemudian kita bind interface ke interface st0.0 yang sudah kita masukan zone VPN.
[edit]
root# set security ipsec vpn ike-vpn ike gateway ike-gate
root# set security ipsec vpn ike-vpn ike ipsec-policy vpn-policy1
root# set security ipsec vpn ike-vpn bind-interface st0.0
10. Konfigurasi Security Policy untuk tunnel raffik di 2 sisi dari zone trust ke vpn dan sebaliknya: 
[edit security policies from-zone trust to-zone vpn]
root# set policy vpn-tr-vpn match source-address local-net
root# set policy vpn-tr-vpn match destination-address remote-net
root# set policy vpn-tr-vpn match application any
root# set policy vpn-tr-vpn then permit

[edit security policies from-zone vpn to-zone trust]
root# set policy vpn-vpn-tr match source-address remote-net
root# set policy vpn-vpn-tr match destination-address local-net
root# set policy vpn-vpn-tr match application any
root# set policy vpn-vpn-tr then permit
11. Konfigurasi source NAT rule dan security policy.
[edit security nat source rule-set nat-out]
root# set from zone trust
root# set to zone untrust
root# set rule interface-nat match source-address 192.168.168.0/24
root# set rule interface-nat match destination-address 0.0.0.0/0
root# set rule interface-nat then source-nat interface

[edit security policies from-zone trust to-zone untrust]
root# set policy any-permit match source-address any
root# set policy any-permit match destination-address any
root# set policy any-permit match application any
root# set policy any-permit then permit
12.Konfigurasi tcp-mss TCP traffic tunnel VPN . dengan value of 1350 yang disarankan Ethernet-based networks dengan MTU 1500. Untuk lebih jelasnya mungkin bisa browsing mengenai tcp-mss atau bias di baca di knowledge base juniper.
root# set security flow tcp-mss ipsec-vpn mss 1350
Selesai , kita lanjut konfiguasi di SSG20. Sebenarnya dari konfigurasi tidak ada yang di bedakan hanya saja menyesuaikan dengan topology diatas dan langkah yang hampir sama. 
set zone name "VPN"
set interface ethernet0/0 zone "Untrust"
set interface ethernet0/1 zone "Trust"
set interface "tunnel.1" zone "VPN"
set interface ethernet0/0 ip 1.1.1.2/30
set interface ethernet0/0 route
set interface ethernet0/1 ip 192.168.168.1/24
set interface ethernet0/1 route
set interface tunnel.1 ip 10.11.11.11/24
set flow tcp-mss 1350
set address "Trust" "192.168.168-net" 192.168.168.0 255.255.255.0
set address "VPN" "10.10.10-net" 10.10.10.0 255.255.255.0
set ike gateway "corp-ike" address 1.1.1.1 Main outgoing-interface ethernet0/0 preshare "secretkey" sec-level standard
set vpn "corp-vpn" gateway "corp-ike" replay tunnel idletime 0 sec-level standard
set vpn "corp-vpn" monitor optimized rekey
set vpn "corp-vpn" bind interface tunnel.1
set policy from "Trust" to "Untrust" "ANY" "ANY" "ANY" nat src permit
set policy from "Trust" to "VPN" "192.168.168-net" "10.10.10-net" "ANY" permit
set policy from "VPN" to "Trust" "10.10.10-net" "192.168.168-net" "ANY" permit
set route 10.10.10.0/24 interface tunnel.1
set route 0.0.0.0/0 interface ethernet0/0 gateway 1.1.1.1
Verifikasi hasil konfigurasi yang sudah kita buat. 1. Kita check status VPN di SRX dengan melihat IKE phase 1 security association dan Internet Key Exchange (IKE) (phase 1) security associations dengan CLI show security ike security-associations.
- Jika kita show security ike security-associations dan output nya remote address 1.1.1.2 dan status UP berarti VPN yang kita buat sudah terhubung . 
- Tapi jika status masih DOWN kita check IKE SA kemungkinan masalah berada di phase 1 check ulang apakah sudah benar konfigurasi di phase 1. Check Ulang remote IP address nya, IKE Policy dan interfaces pastikan semua sudah sesuai topology. 







2. Verifikasi status IPsec (phase 2). setelah IKE phase 1 di verifikasi, kita jalankan command show security ipsec security-associations untuk melihat status IKE (phase 2) security associations dengan verifikasi sebagai berikut :
- show security ipsec security-associations command output 1 IPsec security association (SA) peer dan dengan default port 500, tanpan NAT traversall (nat-traversal default port 4500 atau random port diatas nya).
- security parameter index (SPI) digunakan di dua sisi, lifetime dalam hitungan detik , dan usage limits atau lifesize dalam hitungan kilobytes.
-  Kolom Mon mengacu pada status VPN. jika VPN monitoring di enable, kemudian akan  tampil U (up) atau D (down). Atau tanda (-) berarti VPN monitoring tidak diaktifkan dalam SA ini.
- vsys selalu menunjukan 0/root, dan ID number 131073. Dan nilai index unik untuk setiap SA IPsec.
show security ipsec security-associations index 131073 detail kita dapat melihat Local Identity dan Remote Identity.

- Jika tidak ada IPsec SA ,  check ke phase 2 proposals.

3. Check statistics dan errors untuk IPsec SA. show security ipsec statistics index 131073 command  check Encapsulating Security Payload (ESP) dan Authentication Header (AH) counters dan check apakah ada pesan errors dalam IPsec security association nya.
4. Kita test Trafik dari Corp Office Router ke host menggunakan source interface LAN dan sebaliknya.
Demikian Semoga Bermanfaat.

[SRX] Unable to install the Enhanched Web filtering license Juniper SRX210HE

[SRX] Unable to install the Enhanched Web filtering license Juniper SRX210HE


Assalamualaikum Wr Wb

sesuai judul post nya kagak bisa add license Enhanced WF di juniper srx210he.

Kronologi nya ane disuruh Senior NE di kantor installasi juniper + register product sama pastiin UTM feature nya dah aktif dengan license yang dah dibeli .

oke juniper dah ane regist di web juniper nya . https://tools.juniper.net/subreg


dan saat masuk ke menu genereate license sudah bisa di generate license key nya
dan saat ane add di juniper nya ada pesan error :

dan saat itu ane heran + aneh soal nya semua dalam satu bundle semua license bisa ane add tetapi kenapa yg WF kagak bisa, timbul pertanyaan ? :D
ane coba tanya ke bagian purchasing buat minta Document JCare dll nya dan bener ada license WF nya tapi kok ga bisa ane add ke si junipret nya wkwkwk
yaudah ane buat ticket ke support juniper nya buat nanyain case ni :D dan cepet langsung di respond kita tinggal cantumin aja : 
contract ID itu perangkat , serial number , type perangkat dan junos software nya versi berapa :D 
ealah ternyata dah ada di KB Juniper . KB itu (Knowledge base) bukan (Keluarga Berencana) lhoo yaa :P
sebagai informasi versi junos juniper nya 11.2R4.3
yaudah coba ane upgrade, oiya sebelum kita upgrade tuh versi junos software jgan lupa lihat di JTAC mana versi yang disaranin buat perangkat sesuai series dan update nya, nya karena masing masing perangkat beda version dalam update nya.
okey kita login dan download software update nya :D
selesai kita upgrade si junos dan jgan lupa backup running config nya buat jaga jaga.
selesai kita upgrade dan ane coba add license nya lagi .
simple sih license nya cuma ga support di software junos nya tapi semoga bisa di jadikan ilmu yang bermanfaat , amiin
wassalamualaikum wr wb

Router Redundancy part 1 "VRRP (Virtual Router Redundancy Protocol)"

Router Redundancy part 1 "VRRP (Virtual Router Redundancy Protocol)"

Assalamualaikum Wr Wb

disini ane mau share sekalin dijadiin arsip belajar mengenai Router Redundancy

jadi apa sih router redundancy nah sebelumnya karena ane sendiri newbie ane jelasin apa yang konsep ane tangkap mengenai redundancy,
redudancy yang nanti nya erat kaitanya dengan HA (High Avaibility) di dalam sebuah network jadi apabila salah satu link down packet data/ Traffic akan tetap bisa lewat. dan bisa kita implementasikan di switch dan router. disini ane kan coba router redudancy dimana terdiri dari beberapa router yang terkoneksi satu sama lain tapi saat salah satu Router Down (Main) akan di gantikan dengan Router yang stanby (backup).



dalam redudancy  ada 3 redundance yang biasa di gunakan :

- VRRP (Virtual Router Redudancy Protocol)
- HSRP (Hot Stanby Redudancy Protocol)
- GLBP (Gateway Load Balancing Protol)

dan disini ane akan coba bahas mengenai redudancy menggunakan VRRP

jadi apa sih VRRP ?

VRRP (Virtual Router Redundancy Protocol)

Merupakan standar IEEE, jadi open standar. Virtual Router atau VRRP Group merupakan sekumpulan router yang difungsikan untuk kebutuhan redundancy seperti halnya Active/Standy device pada HSRP, VRRP juga akan ada satu device yang berperan sebagai master dan beberapa router yang akan berfungsi sebagai backup. Pada VRRP, Router Master prioritynya diset 255, sedangkan pada Backup diset antara 1-254, dengan nilai default prioritynya adalah 100 Pada VRRP, Master akan mengirimkan advertisement (seperti hello message) setiap 1 detik menggunakan multicast 224.0.0.18 port 112 Apabila router Master mengalami down, maka tidak ada advertisement yang dikirimkan, sehingga router Backup akan menunggu selama Master Down Interval yang lamanya tiga kali waktu advertisement ditambah skew time (skew time = (256 – priority) / 256 ). Selanjutnya router Backup dgn dengan nilai priority tinggi akan menjadi router Master Load balancing bisa dilakukan dengan pengaturan VRRP Group, misalnya ada dua router, router A difungsikan sebagai Master VRRP group 1 sekaligus Backup VRRP Group 2 dan sebaliknya. Namun demikian seperti halnya HSRP, sebagian host akan diset gatewaynya ke IP master VRRP Group 1 dan sebagian diset gatewaynya ke IP Master VRRP Group 2 Support MPLS, VPN, VLAN.

langsung saja kita implemenasikan dengan topology sebagai berikut :

Di sini kita akan coba membuat redudancy link di mana 2 host akan tetap terkoneksi ke gateway dan interface loopback yang berada di Router 1 dan disini ane terapkan Routing OSPF teman-teman bisa gunakan routing lain.

Konfigurasi di R1 :

interface Loopback0
 ip address 1.1.1.1 255.255.255.255
 shutdown
!
interface FastEthernet0/0
 description "To Router1"
 ip address 12.12.12.1 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
!
interface FastEthernet0/1
 description "To Router2"
 ip address 13.13.13.1 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
!
router ospf 1
 log-adjacency-changes
 network 0.0.0.0 255.255.255.255 area 0

Konfigurasi R2 :

!
interface FastEthernet0/0
 ip address 12.12.12.2 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
!
interface FastEthernet0/1
 ip address 23.23.23.2 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
 vrrp 1 ip 23.23.23.23
 vrrp 1 priority 110
 vrrp 1 authentication md5 key-string cisco
!
router ospf 1
 log-adjacency-changes
 network 0.0.0.0 255.255.255.255 area 0
!
pada int Fa0/1 pada Router 2 yang menuju ke Host 1 di pasang virtual ip yang nantinya digunakan sebagai gateway dengan priority 110.
Konfigurasi R3 :
interface FastEthernet0/0
 ip address 13.13.13.3 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
!
interface FastEthernet0/1
 ip address 23.23.23.3 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
 vrrp 1 ip 23.23.23.23
 vrrp 1 authentication md5 key-string cisco
!
router ospf 1
 log-adjacency-changes
 network 0.0.0.0 255.255.255.255 area 0
!
Selesai kita Verifikasi VRRP di R2 dan R3 :
kita coba simulasi ping ke gateway apabila R2 sebagai Master maka seharus nya traffic akan melewati R2 untuk mengetahui nya kita aktfkan debug ip icmp di R2 dan tes ping dari 2 Host.
dan betul bahwa semua traffic masih menuju R2 sebagai VRRP Master. coba kita shutdown interface fa0/1 di R2. apakah traffic berpindah ke R3 sebagai backup sebelumnya ?



















test ping ke interface loopback di R1 dengan R2 sebagai master :

Video Tutorial nya :



sekian semoga bermanfaat

Wassalmualaikum Wr Wb .

Recovery Password Cisco ASA 5510 Series

Recovery Password Cisco ASA 5510 Series

Assalamualaikum Wr Wb.

hari ini ane coba buat post bagaimana kita recovery password di cisco ASA 5510 Series, bagi yang sudah expert bisa di skip saja :D ini cuma bagi newbie yg masih belajar kaya ane aja.





Ok kita berasumsi kita lupa dengan password kita dan kita coba masuk ke ROMON Cisco ASA dan merubah default value "confreg".

Restart ASA (bisa tekan tombol ON/OFF di belakang router nya)

selama Router Booting tekan tombol ESC(escape) di keyboard sampai masuk ke Rommon Mode. yang nantinya kita bypass startup-config router dan kita ubah config register di router nya.

rommon #0> confreg

Current Configuration Register: 0x00000001
Configuration Summary:
  boot default image from Flash

Do you wish to change this configuration? y/n [n]: y
enable boot to ROMMON prompt? y/n [n]:
enable TFTP netboot? y/n [n]:
enable Flash boot? y/n [n]:
select specific Flash image index? y/n [n]:
disable system configuration? y/n [n]: y
go to ROMMON prompt if netboot fails? y/n [n]:
enable passing NVRAM file specs in auto-boot mode? y/n [n]:
disable display of BREAK or ESC key prompt during auto-boot? y/n [n]:

Current Configuration Register: 0x00000040
Configuration Summary:
  boot ROMMON
  ignore system configuration

Update Config Register (0x40) in NVRAM...
rommon #1> boot 
untuk opsi nya tinggal mengikuti langkah di atas dan jangan lupa untuk mencatat Config Register nya "0x00000001" yang nantinya bila kita sudah selesai kita bisa mengembalikan lagi ke default confreg nya. setelah itu kita reload dengan ketik command "boot" di rommon dan akan masuk ke router nya ketik "enable" dan tanpa password [enter].


ciscoasa> en
Password: [enter]
ciscoasa#
setelah itu kita copy dari startup-config ke running-config

ciscoasa# copy startup-config running-config

Destination filename [running-config]?


Cryptochecksum (unchanged): ab580f48 aeed7459 2da4751b b0061ac3

1726 bytes copied in 0.50 secs
ciscoasa#
setelah itu kita beri password enable nya

ciscoasa# conf t
ciscoasa(config)# enable password Cisco
dan kita kembalikan ke default value confreg nya.
ciscoasa(config)# config-register 0x00000001
dan kita copy kembali dan reload router.
ciscoasa# copy running-config startup-config
ciscoasa# reload
dan berikut untuk Video Tutorialnya



Ok sekian semoga bermanfaat. Wassalamualaikum Wr Wb

Routing [Static Routing Cisco Router]

Routing [Static Routing Cisco Router]

Asslamualaikum Wr Wb ..

Masih moment Lebaran ketawa sebelumnya ane pribadi mohon maaf lahir batin , kalau ane punya banyak salah.

Disini ane mau coba share tentang pengetahuan networking yaitu Routing walaupun ane juga masih newbie coba ane share aja biar sama sama belajar.

Pengertian Routing
Routing adalah proses penentuan jalur terbaik (best path) untuk mencapai suatu network yang di tuju. atau dapat juga diartikan routing itu proses memindahkan paket data dari host pengirim ke host tujuan yang tidak ada dalam satu netwok. kalo dithread dulu ane buat tentang OSI Layer untuk routing ini mengacu pada Layer 3 (Network) karena ada dilayer network maka proses routing pun erat kaitannya dengan yang nama nya pengalamatan logika IP address atau subnetting.

Jadi kalau kita ingin memahami routing secara mendalam setidaknya kita sudah paham juga yang namanya pengalamatan IP address. Karena Routing erat kaitannya dengan pengalamatan IP address yang diolah pada proses routing yaitu Packet sedangkan perangkat yang digunakan adalah Router. 

Dalam melakukan Routing Router akan menyimpan dalam bentuk entry-entry route (rute). setiap entry route akan menunjukan network address dari network yang dapay di tuju oleh router tersebut entry route juga bisa berisi mengenia informasi bagaimana cara mencapai network tersebut.

teknik memasukan entry route ke dalam router secara manual inilah yang disebut routing statik (statik routing). sedangkan teknik memasukan informasi routing kedalam tabel routing melalui pertukaran informasi dengan router lain disebut sebagai routing dynamic (dynamic routing)

Routing dapat menghubungkan bebrapa network yang terhubung langsung pada interface . seperti contoh gambar yg ane buat . 
kalau dari gambar diatas tidak membutuhkan routing yang rumit dan cukup dengan routing yang sederhana. kita hanya perlu memasang IP address pada masing masing interface router dan kedua network sudah dapat terhubung.


mungkin agar lebih jelas mengenai routing dan pengertiannya bisa googling yang lebih spesifik nya.
di sini ane coba implemetasiin statik routing di perangkat cisco tapi ga ada bedanya di semua devices nantinya baik mikrotik, juniper dll
topologi simple seperti ini :
Keterangan (kalo keterangan matiiin aja lampunya) *eeh :
jadi keterangannya kita punya 2 buah network yang ingin dihubungkan 192.168.100.1/24 dan 192.168.200.1/24 melalui ip point to point 200.20.20.1/30 yang nantinya masing masing network di kenalkan dengan ip PTP nya masing-masing.
Ok lanjut ke konfigurasi :
Konfigurasi R1 :
- Pemberian IP Address R1
Konfigurasi R2 :

setelah konfigurasi IP selesai dan check routing table nya kita coba test ping :
Tes Ping 2 Sisi :
karena belum ada routing ke dua network belum dapat terhubung, ok lanjut untung memasang routing table ke dua network tersebut ke masing masing router :
selesai kita memasang entry route di table routing kita coba tes ping lagi : 
Ok berhasil , sekarang kita test di sisi host/PC dan tambhkan gateway ke masing masing router networknya :
ok semua dah selesai , simple dan tidak rumit ya karena hanya 2 router coba kita punya 1000 router lain halnya kalau harus masing-masing router kita tambahkan entry route maka apabila case seperti itu kita bisa gunakan dynamic routing.
ane jelasin juga mengenai kelebihan dan kekurangan antara statik routing dan dynamic routing :
Kelebihan dan Kekurangan Statik Routing :
Kelebihan :
1. Resource Rendah
2. Mudah Dikonfigurasi
3. Lebih Aman
Kekurangan :
1. Waktu Konfigurasi Lama apabila mencakup jumlah router yang banyak
2. Maintenace yang lama , bisa dibayangin gimana ga ribet kalau kita punya ratusan router dan harus rerouting apabila ada gangguan.
3. dapat terjadi kesalahan konfigurasi
4. Tidak cocok untuk jaigan berskala besar.
Kelebihan dan Kekurangan Dynamic Routing :
Kelebihan :
1. waktu Konfigurasi lebih cepat
2. dapat langsung beradaptasi pada perubahan jaringan
3. kemungkinan kealahan konfigurasi kecil
4. mendukung jaringan berskala besar
Kekurangan :
1. Membutuhkan Resource yang besar
2. Membutuhkan kemampuan yang lebih dari sisi engineer dan harus paham keadaan network nya
3. relatif kurang aman
ok sekian , semoga bermanfaat dan di jadikan bahan belajar bagi semua , amin belajar
wassalamualaikum Wr Wb

Alhamdulilah Pass CCNA 200-120 Routing Switching

Alhamdulilah Pass CCNA 200-120 Routing Switching


Assalamualaikum Wr Wb,
ingin sedikit cerita nih soal di bulan februari ini .
berawal dari niat ingin dapat sertifikasi CCNA (ga muluk muluk dulu) waktu umur 20th tapi sempat tertunda karena uang tabungan sedikit dipakai buat biaya masuk kuliah. karena targetnya dulu pas umur 20th pengen bisa dapetin sertifikasi CCNA dan Masuk kuliah S1 maklum cuma lulusan SMK sederajat hahaha :D
Nah pas tanggal 4 Januari 2014 kemarin ke kota semarang niat nya sih main sama lepas rindu sama someone *maklum LDR (Loe Dimana gue dimana Relationship) wkwkw. 
dan waktu itu abis makan pecel di simpang lima , duduk dan ngobrol-ngobrol depan masjid baiturahman ..
Sempat bilang kurang lebih seperti ini ..
Ane : te target 2014 ini apa te ? hehe
Dia : kamu dulu apa .. ?
Ane : ane otomatis jawab pengen bisa dapet sertifikasi cisco , juniper dapat kerjaan lebih baik biar bisa nabung nya tambah banyak te , amiin .. hehe , km apa te ?
Dia : hmmm cepet wisuda dapat kerjaan , amiin .. kurang lebih dia jawab gt .
yaudah te salat dl te nanti sekalian kita doain sama sama ya te .. kebetulan jam nya juga dah maghrib jadi salat dl . 
setelah itu pulang dah balik lagi kejakarta, selang beberapa minggu di panggil sama atasan .
dan ane di minta buat kesiapan nya buat sertifikasi cisco (karena disini ane belum punya sertifikasi) dan ane kaget .. ya dalam hati alhamduliah bersyukur banget hehe .. alhamdulilah Allah jawab doa nya .
emang saat itu ada project di kantor dimana engineer nya harus punya sertifikasi dan ane di ikutin ya sudah mulai dari situ alhamdulilah ane mulai siapin diri buat ujian . hehe




















dan di jadwalkan lah 5 februari 2014 . dengan persiapan di mulai dari 23 Januari 2014 kurang lebih 14 hari.
selama itu cari referensi untuk CCNA code 200-120 dari milist Id-networker , examtut , 9tut . 
dengan sistem 2 jam ng lab 2 jam ngerjain soal VCE dengan soal sebanyak banyaknya.
selama persiapan itu juga lagi ngerjain project installasi Cisco ASA pulang malam bahkan sampe pulang pagi tahu karena di minta support saat migrasi network dan datacenter nya. di tambah lagi ada UAS di kampus tp udah niat dan bismillahirahmanirahim.
dan tiba lah tanggal 5 Februari 2014 yang sebelumnya dah minta doa sama ayah ibu dulu mau ujian biar di lancarin , berangkat dengan segala yang di persiapkan dari kost dengan keadaan hujan rintik rintik "gerimis" kebetulan hari sebelumnya juga hujan , jadi jas hujannya di jemur pas mau di pake agak robek dalam hati ya gapapa lah .. alhasil sampe kantor pakaian basah dan tas nya basah untung laptop dan segala isinya ga kenapa" di keluarkan lah termasuk dompet dan dimasukan ke laci meja kerja.
karena ujian nya jam 1 siang dan berangkat lah jam 11 siang di anter driver kantor .. wuuh jalanan macet sampe lah di pearson UI salemba jam setengah 1 siang dalam hati lega plong sudah sampe sebelum telat .. masuk ruangan administrasi dan admin pun meminta id (KTP/SIM) dalam hati astagfirullah kemana dompet . baru inget tadi isi tas di keluarin semua dan ke tempat ujian cm bawa bolpoint.
dan disitu mohon kebijakan nya karena admin tetep kekeh dah katanya uang nya hangus .. karena mungkin wajah ane agak memelas dan ibu nya pun luluh buahaha
" yasudah mas saya tunggu ga boleh lebih dari sore ini yaa " kata ibunya ... dan akhir nya saya minta teman kantor buat anter tuh dompet , nama nya pak Andi (Terimakasih banyak pak) sambil nunggu ane tinggal salat dzuhur doa supaya di beri kelancaran lebih dan pass exam nya . sambil nunggu dah cemas aja hahaha
Alhamdulilah pak andi sampe .. saya lari dan kasih dah tuh KTP sama SIM , foto tandatangan dan masuk ruangan . sebelah ane lagi ada yang ujian juga ujian CCIE Written dan CCNA Security . dah tuh masuk dashboard pearsonvue , doa dan ngerjain soal dengan waktu 120 menit 51 soal.
dengan soal soal jawab dah sampe soal belasan sampe di soal lab ACL dimana gimana cara nya Host D bisa akses ke Finance Server Port 80/www di 9tut ada juga lab yang kaya gitu eeh setelah dibaca baik baik soalnya nya beda dari IP dan ketentuan tetap sama. alhamduliah selese ngetik cli 4 baris copy dr running config ke startup config dan test bisa akses dan host lain ga bisa akses selain host D itu . dalam hati alhamdulilah :D
lanjut jawab soal ketemu lagi sama ACL Simlet dan sukses lanjut ke soal sekitar beberapa soal dari itu ada Lab EIGRP soalnya tentang ada 4 Router 3 Router bisa konek ke ISP dan 1 Router belum suruh trouble shoot . ngecheck dah tuh AS salah , IP PTP belum dan network nya belum di masukin , selese lab EIGRP berharap ada lab lagi eeh soal nya dah abis .. :D
niat nya mau review soal tapi dalam hati kok mana menu review nya yaa .. eeh ke klik dah tuh end exam hahaha . dalam hati yaaah yaaah .. dan tulisan congrat dengan skor 972/1000 .. alhamdulilah .. walau target nya sih 990/1000 sih :D
seneng dan langsung ngabarin atasan kalo pass exam .. dan pulang ke kantor .
udah deh alhamduliahirabilalamin .. sekian cerita dari saya .. semoga ga sampe kaya saya pelupa , tapi alhamdulilah Allah Swt selalu kasih jalan :)

Enable ASDM on Cisco ASA [GNS3]

Enable ASDM on Cisco ASA [GNS3]

Assalamualaikum Wr Wb

sebelumnya mungkin ada yang belum tahu apa itu ASDM  :D

ASDM "Adaptive Security Device Manager" kalo bnyak orang bilang sih GUI yang ada di Cisco ASA/Pix .

atau lebih lengkap bisa ke mari :D

http://www.cisco.com/en/US/products/ps6121/

nah di sini ane cuma mau jelasin gimana enable ASDM yang ada di Cisco ASA (GNS3).

ASA1> enable
Password:
ciscoasa# configure terminal
ciscoasa(Config)# interface ethernet1
ciscoasa(Config-if)# nameif inside
ciscoasa(Config-if)# ip address 192.168.100.1 255.255.255.0
ciscoasa(Config-if)# no shutdown
ciscoasa(Config-if)#

Copy ASDM ke Cisco ASA disini ane pake TFTP


selesai kita copy kita enable dan masukan IP yang di ijinkan untuk akses ASDM bisa dari inside / outside tergantung zone yang kita pilih.

ciscoasa(Config)# asdm image flash:/asdm.bin.
ciscoasa(Config)# http server enable.

ciscoasa(Config)# http 192.168.100.0 255.255.255.0 inside





oke kita coba akses dengan menggunakan browser IE pastikan sudah terinstall Java .




Oke Selesai semoga bermanfaat :)

Wassalamualaikum Wr Wb

Newer Posts Older Posts Home