TKJ SMKN 1 GEGER MADIUN

Teknik Komputer dan Jaringan

Friday, March 15, 2013

Cara Setting Web Proxy MikroTIK


Kebanyakan proxy merupakan web proxy, yang mengizinkan penggunanya untuk mengakses konten di internet. server proxy memiliki banyak jenis sesuai dengan tujuanya, termasuk: 
  • Untuk menjaga mesin di balik anonim (terutama untuk security).[1]meningkatkan akses ke sumber (menggunakan caching). 
  • Web proxy biasanya digunakan untuk cache halaman internet dari server web. [2]mnerapkan aturan akses terhadap internet atau isinya, e.g. to block undesired sites.
  • Untuk penggunaan log / audit, yaitu untuk menyediakan karyawan perusahaan pelaporan penggunaan Internet.
  • Untuk melewati kontrol keamanan/ parental. memindai perpindahan konten bila terdapat malware sebelumya.
  • Untuk memindai konten outbound, misalnya untuk perlindungan data dari kebocoran.
  • Untuk menghindari pembatasan regional.(Wikipedia)
Dalam artikel ini akan sedikit kita bahasa tentang bagaimana membuat/ setting sebuah web proxy di Mikrotik.  Ada beberapa lavel yang harus kita kerjakan dan ada 2 cara yang bisa kita lakukan ketika bekerja dengan MikroTIK, yaitu :
  • Melalui koneksi Console/CLI
  • Melalui Software WinBox dan mengakses MikroTik RouterOS secara SSH.


Kali ini saya akan mencoba share untuk yang melalui Console/CLI, entah CLInya komputer MikroTik RouterOS maupun yang telah di-SSH melalui winbox. Ada 3 tahapan utama yang harus dilakukan : 

1. Konfigurasi Web Proxyy

[admin@BlueSoft] > ip web-proxy
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> set enabled=yes ==> untuk membuat ip web proxy aktif
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> set src-address=0.0.0.0 ==> address yang akan digunakan untuk koneksi ke parent proxy
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> set port=8080 ==> membuat port untuk web proxy [admin@BlueSoft] ip web-proxy> set hostname= admin [bisa diganti] ==> hostname dari web proxy
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> set transparent-proxy=yes ==> meng-enable-kan proxy secara transparant
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> set parent-proxy=0.0.0.0:0 ==> address dari parent proxy
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> set cache-administrator=blue.sofware@yahoo.com (isi dengan alamat email) ==> email administrator/maintainer, apabila proxy error, status akan dikirim ke email ini.
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> set max-object-size=4096KiB ==> ukuran maksimal file yang akan disimpan sebagai cache (4096KiB adalah default )
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> set cache-drive=system ==> posisi dimana cache akan disimpan
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> set max-cache-size=unlimited ==> ukuran maksimal hardisk yang akan dipakai sebagai penyimpan file cache
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> set max-ram-cache-size=unlimited ==> maksimal ram yang digunakan untuk menyimpan cache

2. Konfigurasi NAT-Redirect

Setelah setting dari web proxy selesai, sekarang kita mencoba membelokkan traffic http ke arah web proxy atau dengan kata lain akan memaksa akses yang keluar untuk memasuki web proxy kita dahulu. Port yang perlu dibelokkan biasanya 80,3128 dan 8080. Konfigurasinya :
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> /ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=8080 ==> akan meredirect port 80 ke 8080 (portnya web proxy)
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> /ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=3128 action=redirect to-ports=8080 ==> akan meredirect port 3128 ke 8080 (portnya web proxy)
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> /ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=8080 action=redirect to-ports=8080 ==> akan meredirect port 3128 ke 8080 (portnya web proxy)

3. Blok Situs
Dari tahap di atas telah di lakukan proses settingan web-proxy kita dah sudah bisa digunakan dan berikutnya Bagaimana proses konfigurasi untuk blok sebuah situs yang menurut kita layak untuk di blok, biasanya situs situs yang berbau sarah dan saruh contohnya sbb:
[admin@BlueSoft] ip web-proxy> access add url=blue.com method=any action=deny
Dari CLI diatas digunakan untuk mengblokir situ blue.com, jika kita akses lewat web brose dan menuliskan alamat situs tersebut akan ada informasi bahwa situs tersebut tidak bisa dibuka silakan hubungi admin, kalau masih bisa terbuka berarti konfigurasi kita ada yang salah, silakan di-trace di mana kesalahan kita. 
Tampilan Situs Terblok
Nah begitu sedikt informasi tentang bagaimana membuat web proxy di mikrotik semoga bisa bermanfaat dan bisa di terima dengan jelas terima kasih.]


by : www.indicaisp.net
       router.indica.co.id

Cara Setting Mikrotik Os.5 Hotspot Voucher dan Design Login Page



Seperti topologi di atas mikrotik me routing untuk warnet dan hotspot,untuk access point  sebagai contoh saya gunakan wireless indoor WA500 G dengan login page yang di set di mikrotik RB750,jadi wireless access point WA500 G hanya sebagai penghubung saja yang saya set sebagai bridge.ok kita mulai
Bahan – Bahan :
Mikrotik Os 5.7  download ((DI SINI))
Adobe Photoshop 7 Portable download ((DISINI))
Winscp download ((DISINI))
Hotspot download ((DISINI))
  • Masukkan Ip address di PC anda :192.168.11.2 kemudian colokkan LAN dari pc anda ke ethernet2 Mikrotik dan remote mikrotik anda dengan winbox.
  • Di halaman utama winbox pilih “New Terminal” kemudian beri nama interface masing – masing ethernet mikrotik dengan perintah sebagai berikut:
/interface set 0 comment=”ETHERNET KE MODEM” name=public ; \
/interface set 1 comment=”ETHERNET KE PC CLIENT” name=local ; \
/interface set 2 comment=”ETHERNET KE HOTSPOT” name=hotspot
Seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutnya beri ip address untuk setiap ethernet mikrotik:
    • Ip untuk ke modem:192.168.9.16 (ini hanya ip ke modem sesuiakan dengan ip modem anda)
    • Ip untuk ke local:192.168.11.1 (ini ip untuk ke pc client)
    • Ip untuk ke hotspot:192.168.12.1 (ini ip untuk ke hotspot DHCP)
Perintahnya di “New Terminal” Mikrotik:
/ip address add address=192.168.9.16 \
netmask=255.255.255.0 \
interface=public \
comment=”IP ADDRESS KE MODEM” ; \
/ip address add address=192.168.11.1 \
netmask=255.255.255.0 \
interface=local \
comment=”IP ADDRESS KE PC CLIENT” ; \
/ip address add address=192.168.12.1 \
netmask=255.255.255.0 \
interface=hotspot \
comment=”IP ADDRESS KE HOTSPOT”
seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutnya beri Gateway Mikrotik ke modem,contoh gateway (yaitu ip address modem)=192.168.9.1 (ini hanya contoh,sesuaikan dengan ip modem anda)
Perintahnya di “New terminal” Mikrotik :
/ip route add gateway=192.168.9.1
Seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutnya beri DNS mikrotik contoh:203.130.193.74,203.130.206.250 (ini hanya contoh DNS saja,silahkan sesuaikan dengan DNS masing-masing)
Perintahnya di “New Terminal“ Mikrotik :
    • Untuk Os 4 ke bawah:
/ip dns set primary-dns=203.130.193.74 ;/ip dns set \
secondary-dns=203.130.206.250 \
allow-remote-requests=yes
    • Untuk Os 4 Ke atas:
/ip dns set server=203.130.193.74,203.130.206.250 \
allow-remote-requests=yes
Seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutanya NAT untuk Hotspot dan Local
Perintahnya di “New Terminal” Mikrotik:
/ip firewall nat add chain=srcnat \
out-interface=public \
action=masquerade \
src-address=192.168.11.0/24 \
comment=”MASQUERADE LOCAL”
/ip firewall nat add chain=srcnat \
out-interface=public \
action=masquerade \
src-address=192.168.12.0/24 \
comment=”MASQUERADE HOTSPOT”
Seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutnya colokkan kabel lan dari Ethernet1 Mikrotik ke Modem dan Ethernet2 Ke PC dan masukkan ip address di PC:
    • IP:192.168.11.2
    • Netmask:255.255.255.0
    • Gateway:192.168.11.1
    • Preferred DNS:192.168.11.1
    • Alternate DNS:203.130.193.74 (ini DNS sesuaikan dengan jaringan masing-masing)
Seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutnya Extract “Mikrotik Os 5.7”  yang telah anda download di atas dan CTRL+A dan klik kanan “Copy” seperti gambar di bawah ini:

  • Dan maukkan ip local di login winbox:192.168.11.1 dan klik connect seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutnya di halaman utama winbox pilih “File” dan klik gambar tas warna cokelat (paste) seperti gambar di bawah ini:


  • Setelah proses penyalinan reboot mikrotik anda dengan cara di halaman utama mikrotik pilih “System” dan “Reboot”,(untuk proses upgrade lancar dan tidak terjadi kerusakan pada os mikrotik,jgn di lepas adaptor mikrotiknya,proses upgrade sekitar 5 menit)
Setelah menunngu 5 menit,kembali remote mikrotik anda dengan winbox dan Os mikrotik telah terupgrade,seperti gambar di bawah ini:

  • Pastikan Mikrotik telah terhubung ke internet dan PC telah konek ke internet dengan cara ping dan hasil yang reply seperti gambar di bawah ini:


  • Selanjutnya kita set Hotspot,di halaman utama mikrotik pilih “Ip” dan “Hotspot”  dan “Hotspot Setup” kemudian ikuti langkah seperti gambar di bawah:










  • Karena kita telah buat NAT local dan hotspot maka kita hapus NAT default,di halaman utama winbox pilih “Ip” kemudian “Firewall” kemudian “Nat” kemudian klik kanan di bagian “masquerade hotspot network” dan  “Remove” seperti gambar di bawah ini:


  • Selanjutnya kita buat radius,di halaman winbox pilih “New terminal” dan ketik :
/radius add address=127.0.0.1 \
service=hotspot secret=12345
seperti gambar di bawah ini:

  • kemudian kita centang “Radius”  di “hsprof1”,caranya di halaman utama winbox pilih “Ip” kemudian “Hotspot” kemudian Tab “Server Profiles” kemudian double klik “hsprof1” kemudian di TAB “Radius” centang “Use Radius” dan klik “OK” seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutnya kita buat login untuk user-manager,caranya klik “New Terminal” di Winbox dan ketik perintah :
/tool user-manager customer add login=login \
password=password permissions=owner
seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutnya atus jam di mikrotik dengan perintah di “New Terminal” :
/system ntp client
set enabled=yes \
mode=unicast primary-ntp=152.118.24.8 \
secondary-ntp=202.169.224.16
Seperti gambar di bawah ini:

  • Dan di halaman utama winbox klik “System” kemudian “Clock” dan sesuaikan jam nya dan timezone nya,seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutnya buka Browser seperti mozilla firefox dan isi di tab yaitu ip address public mikrotik/userman contoh 192.168.9.16/userman dan tekan “ENTER” di keyboard kemudian tampil halaman login page mikrotik isi:
    • Login:login
    • Password:password
  • Di halaman utama user-manager klik “Router” kemudian “Add” kemudian “New” dan di table router list  isi:
    • Name=Router
    • Ip address=127.0.0.1
    • Shared secret=12345
    • TimeZone=sesuaikan dengan wilayah masing masing
  • Kemudian klik “Add
Seperti gambar di bawah ini:

  • Selanjutnya di halaman utama user-manager pilih “Customer” dan klik “Login” kemudian isi di halaman Login list:
    • Currency=Rupiah
    • TimeZone=Sesuaikan dengan wilayah masing masing
  • Kemudian klik “Save” seperti gambar di bawah ini:

  • Kemudian di halaman user-manager pilih “Setting” kemudian pindah kan yang “Hidden” ke “Visible” yaitu Username,Password,Start Time,End Time,Total Time Left,Till Time,Uptime Used,Uptime Limit,Money Paid,Seperti gambar di bawah ini:
  • Kemudian klik “Save

  • Selanjutnya kita buat Profil untuk user dan generate vouchernya,di halaman use-manager pilih “Profiles” kemudian klik tanda + pada Profiles dan isi nama profilnya misalnya=PAKET 5 JAM RP.10000 dan klik “Create” seperti gambar di bawah ini:

  • Kemudian isi Validity=2d (masa berlaku kartu voucher 2 hari) dan Price misal=10000 seperti gambar di bawah ini dan “Save profile”:

  • Selanjutnya klik + yang di samping “Profile” dan isi nama profilnya lagi misalnya=PAKET 1 HARI RP.20000 dan klik “Create” seperti gambar di bawah ini:

  • Kemudian isi “Validity=1w(masa berlaku kartu voucher 1 minggu) dan isi “Price” misalnya=20000 seperti gambar di bawah ini dan “Save profile”:

  • Selanjutnya klik + yang di samping “Profile” lagi dan isi nama profilnya misanya=PAKET 1 BULAN RP.50000 dan klik “Create” seperti gambar di bawah ini:

  • Kemudian isi “Validity=5w(masa berlaku kartu voucher 5 minggu) dan isi “Price” misalnya=50000 seperti gambar di bawah ini dan “Save profile”:

  • Selanjutnya kita buat Uptime (waktu pakai) untuk setiap profile tadi,di samping “Profile” klik “Limitations” kemudian klik “Add” kemudian klik “New” kemudian isi Name misalnya=PAKET 5 JAM RP.10000 dan “Uptime (waktu pakai)”=5h (5 Jam) kemudian klik “Add” seperti gambar di bawah ini:

  • Kemudian klik “Add” dan “New” lagi kemudian Isi Name misalnya=PAKET 1 HARI RP.20000 dan “Uptime (waktu pakai)”=1d (1 Hari) Kemudian klik “Add” seperti gambar di bwah ini:

  • Kemudian klik “Add” lagi dan “New” lagi kemudian isi Name misalnya=PAKET 1 BULAN RP.50000 dan “Uptime (waktu pakai)”=4w2d (1 bulan) Kemudian klik “Add” seperti gambar di bawah ini:







www.indicaisp.net
router.indica.co.id

Newer Posts Older Posts Home